Contoh Nyata dari Hatake Kakashi

Oleh: Anggit Puji Widodo

Masih dalam rangka merayakan kehadiran pandemi Covid 19. Bangsa Indonesia tidak hentinya menciptakan kejutan. Saya masih ingat betul bagaimana kesombongan Menteri Kesehatan yang meremehkan penelitian Harvard University tentang Covid yang sudah masuk negara kita sejak Januari. 

Tidak cuma itu, Menteri Kesehatan kita bersama ini juga menyombongkan bahwa Covid tidak akan masuk Indonesia karena cuacanya tropis. Waktu itu, ketika saya mendengar perkataan beliau, timbul rasa semangat dan “bodo amat” bahwa Covid 19 benar-benar tidak akan masuk. Sayang sungguh sayang. Kesombongan manusia memang kadang selalu salah di mata Sang Penguasa dunia. Akhirnya kita tau bersama saat ini Covid di Indonesia sudah mencapai 90.000 kasus!

Bagai dawai lagu asmara diiringi petik senar gitar spanyol. Di atas hanya intro supaya mengingatkan kembali efek kesombongan manusia tidak akan ada hasilnya. Marilah sejenak kita belajar dari seorang Hatake Kakashi, dalam serial anime Naruto, kakashi dikenal sebagai sosok yang tenang dan dingin. 

Apapun yang ada di hadapannya akan selalu ditanggapi dengan sikap “cool”. Bagi para Wibu mungkin sudah tidak asing dengan Kakashi, penampilan “nyentrik” dengan rambut berdiri, putih seperti habis di siram cat tembok dan selalu mengenakan masker menutup sebelah matanya, menambah kesan bahwa Kakashi merupakan sosok bijaksana dan disegani di Desa Konoha. 

Bicara tentang Kakashi, masyarakat di negara kita mungkin sudah mulai diajari menjadi sosok guru Naruto tersebut. Menggunakan masker, bersikap dingin dan selalu jauh dari kerumunan. Kondisi yang mencerminkan kehidupan era Covid sekarang ini. Di mana masyarakat kita dihimbau untuk menggunakan masker dan tidak berinteraksi dengan sesama. 

Hal ini tentunya memiliki alasan, jelas untuk mencegah penyebaran Covid dengan tidak bersentuhan dan menjauh dari kerumunan. Sebuah sikap yang sangat mirip dengan Kakashi. Mengapa? Karena Kakashi mempunyai cara berpakaian, pakai masker serta sikap yang sama seperti  keadaan masyarakat kita sekarang.

Belajar, Kakashi kecil adalah anak yatim piatu, ditinggal ayahnya sejak usia 5 tahun karena bunuh diri. Ibunya pun tidak pernah kelihatan, entah disembunyikan atau memang Kakashi lahir dari telor. Kwkwkw 

Sebab itu, Kakashi menjadi sosok yang dingin dan sangat jarang berinteraksi dengan sesama. Selalu menyendiri dan menutup rapat kehidupan pribadinya. Sama dong dengan keadaan sekarang ? Di mana masyarakat dilarang berkerumun, silaturahmi, interaksi dan dihimbau di rumah aja. 

Masyarakat kita seolah terbawa suasana, mengikuti arus tanpa membaca terlebih dahulu. Bukan berarti melarang, tapi memang seperti itu. Belajar menjadi Kakashi, bersikap dingin dan menjauhi kerumunan serta menyendiri. Meskipun hal ini dilakukan karena ada himbauan dari pemerintah. 

Mungkin bisa saya bilang, hal ini sebenarnya mengajarkan masyarakat kita beberapa poin. Pertama pentingnya sikap dingin, selalu mawas diri dan berhati-hati. Itulah yang dilakukan seorang Kakashi, dingin, selalu bersiap diri dan selalu hati-hati.

Sebelum Covid 19 ini, kita tau bahwa masyarakat Indonesia memiliki genetik dan sikap unik. Di mana ada aturan di sanalah ada celah untuk dilanggar. Waktu Covid datang barulah sebagian besar rakyat mulai sadar akan beberapa hal penting di atas. 

Mungkin, sikap dingin yang dimiliki kakashi perlu di contoh oleh rakyat. Karena sikap dingin mengajarkan untuk tidak banyak bicara, seadanya tanpa berlebihan. Kemudian berhati-hati dalam hal apapun, termasuk menjaga keselamatan diri. Seperti Kakashi yang selalu bersiap ketika sewaktu-waktu diserang musuh, dengan apa dia mempersiapkan? Tentunya dengan latihan. 

Kalau ditarik kepada keadaan sekarang, rakyat harusnya mengerti bahaya Covid. Mempersiapkan diri dengan selalu menjaga kesehatan dan bersih diri, anggap saja Covid ini Akatsuki yang seiring waktu menyerang tiba-tiba. Nah ketika diserang sudah siap untuk menghadapi. 

Hal ini Berlaku untuk semua, namun memang itulah faktanya. Dengan adanya Covid 19,  mungkin pemerintah ingin menggiring masyarakat untuk mencontoh Hatake Kakashi. Tertutup dan selalu menjaga privasi. Karena dengan hal itu, Kakashi menjadi Jonin yang kuat, bahkan sejak umur 10 tahun sudah jadi bagian dari Anbu Konoha (Intel) dan klimaksnya bisa naik pangkat menjadi Hokage ke 6. 

Itulah yang ingin dicontohkan Pemerintah terhadap rakyat Indonesia. Sikap dingin dan selalu tenang dalam bersikap, tidak terlalu banyak bicara namun lebih sering bertindak dan berhati-hati. Mungkin saja dengan sikap itu akan menjadikan bangsa kita lebih kuat dan bisa saja jadi negara super power suatu saat nanti. 

Karena negara yang kuat akan ditunjang dengan rakyatnya yang berpendirian kuat. Sebab, saat ini hadirnya Covid selalu dipandang sebelah mata oleh masyarakat, namun dipandang sebuah celah bagi pemerintah untuk merubah rakyat yang semula “bar-bar” minimal jadi lebih disiplin. 

Dengan meniru sikap Hatake Kakashi mungkin jadi makna tersirat dari pemerintah untuk sedikit menyadarkan rakyatnya yang “kadung” kebablasan “bar-bar” nya. Hatake kakashi memang contoh yang tepat, mudah-mudahan masyarakat bisa memahami. Kalau belum paham, yah nonton saja anime Naruto. Hehe

Share your thoughts